Langsung ke konten utama

Perubahan Cepat dengan Swish Pattern

Salah satu teknik yang efektif dan menyenangkan dalam aplikasi NLP adalah Swish Pattern biasa di gunakan untuk merubah Prilaku yang kurang baik menuju prilaku yang di inginkan seperti mengganti kecanduan rokok,kurang Motivasi menjadi termotivasi menggigit kuku,ketakutan berbicara di depan umum dan yang lainya. Sederhananya Swish pattern adalah cara menganti prilaku lama ke prilaku baru yang di inginkan.

bagaiman teknik swish patern bekerja ? 
Oke saat ini sebuatkan makanan Favorit anda ? bayangkan orang yang anda cintai ?
setiap tindakan perasaan pasti ada pemicu awalnya seperti orang yang sudah kecanduan rokok ketika ia berkumpul dengan teman teman perokok melihat rokok biasanya tidak tahan untuk segera merokok,seperti seseorang yang takut berbicara di depan umum ketakutan muncul ketika di minta berdiri di panggung atau memegang mic hal ini menjadi pemicu munculnya rasa grogi. 
Pemicu awal tersebut bisa berupa gambar (Visual) bisa juga Suara (Audiotori) atau sentuhan ( Kinestetik) coba ingat ingat kebiasaan apa yang selama anda miliki dan apa pemicunya ? 

Atau anda juga pernah merasa begitu marah ketika anda ingat wajah orang yang pernah menyakiti anda ? bisa saja ini sebuah presepsi aja loch,tapi hal ini biasanya sangat mengganggu. 

Dengan teknik ini kita mengganti prilaku lama yang sudah ter intall dalam pikiran bawah sadar dengan prilaku baru dengan cara bawah sadar juga,karna pada rinsipnya kebiasan yang sudah masuk dalam pikiran bawah sadar akan susah di ganti kecuali dengan cara tertentu salah satunya dengan teknik Swish patern. 

Beberapa langkah yang perlu di perhatikan dalam teknik ini 

a. Memilih Pemicu Prilaku atau Trigger bisa berupa gambar,Suara atau kinesthetic (Perasaan) misalnya ketika anda di minta untuk presentasi atau berbicara di depan umum perasaan kurang nyaman lalu muncul dan menjadikan perut anda mules. Ini sangat penting karna setiap diri berbeda beda pemicu awalnya meskipun bisa saja kejadianya sama 

b. Membuat gambar secara menyeluruh yaitu memperhatikan Sub modalitas seperti terang redupnya gambar,besar kecil dst lalu tentukan prilaku baru yang di inginakan lalu melakukan Switching 

Berikut langkah demi langkah melakukan teknik Swish patern secara Visual 
  1. Tentukan Prilaku yang ingin di Ubah 
  2. Buat Gambar secara Asosiasi rasakan secara langsung prilaku tersebut cari Submodalitas dari hal tersebut yang paling mempengaruhi gambar pemicu,msalnya kecerahan dan ukuran gambar tersebut,untuk mempermudah penjelasan saya sebut ini gambar #1 
  3. Break State (bisa ngobrol yang lain dari tema,ngopi atau yang lainya) 
  4. Buat gambar yang di inginkan yang bersifat Dissociate (jadi penonton) prilaku yang di inginkan untuk mempermudah di sebut gambar #2 
  5. Cek Ekologis apakah ada penolakan ketika membayangkan gambar yang di Inginkan 
  6. Buat gambar bingkai yang kosong lalu isi dengan gambar yang ingin di Ubah #1 dengan gambar penuh dan besar,kemudian letakan gambar yang di Inginkan Gambar #2 dalam bentuk kecil dan letakan di dalam pojok bingkai 
  7. Setelah kedua gambar di letakan dalam bingkai lakukan proses Swish dengan cara gambar #1 Memudar dan mengecil sedangkan gambar 2 mulai bergerak membesar dan di perjelas boleh di tambah suara Wush,..lakukan berulang kali 
  8. Nikmati sejenak gambar baru yang di inginkan,setelah itu kosongkan bingkai 
  9. Ulangi Prosesnya.
  10. Lakukan pengujian dan bersikap Fleksible.
Teknik ini cukup efektif jika dilakukan dengan cara berulang-ulang, hingga otak seolah-olah diberikan program baru dalam memprogram sebuah ide, informasi, atau ingatan agar berubah seperti yang kita inginkan. Dengan perubahan ini tentunya juga akan berdampak pada perubahan perilaku yang kita inginkan selamat memperaktekanya.

Jaim Wong

Postingan populer dari blog ini

NLP Presupposition

Sebagai ilmu tentang pemberdayaan Diri dalam pembahasan NLP tidak lepas dari Presupposition yang menjadikan sebagai landasan berpikir dan bertindak Presuppositions ini juga yang menjadi landasan berbagai prinsip, teknik, metode di NLP.  Sebelum melangkah ke teknik,metode dan mengembangkan NLP kita perlu tahu apa manfaatnya mengetahui, memahami dan internalisasi Presuposisi NLP itu setidaknya ada 2 manfaat memahami Presuppostion NLP  Pertama adalah untuk memberikan makna positif terhadap sesuatu, atau untuk membingkai ulang representasi internal, hal ini bisa memberikan makna positif bagi diri kita.  Kedua adalah ketika kita menggali dari apa yang dikatakan oleh orang lain saat berkomunikasi, kita dapat menemukan apa yang terjadi di dalam map of the world-nya (rep. Internal), kita menyadari bahwa setiap orang berbicara berdasarkan persepsinya, hingga dapat mencegah konflik saat terjadi ketidaksepahaman.  NLP presupposition adalah sejumlah ide utam...

Sejarah NLP

Inti dari NLP adalah “modelling” apa yang terbaik dari seseorang. dari situ juga, sejarah NLP dibuka pada awal tahun 1970-an oleh kolaborasi antara Richard Bandler dan John Grinder di University of California. Bandler, mahasiswa matematika yang mempunyai ketertarikan khusus pada ilmu komputer, terlibat dalam transkripsi beberapa rekaman video dan audio atas seminar-seminar Fritz Perls (Bapak Gestalt Therapy) dan Virginia Satir  ( Pendiri Family Therapy ). Dari situ ia menarik pelajaran, dengan meniru apek-aspek tertentu prilaku dan bahasa Perls dan Satir, maka ia bisa mencapai hasil yang sama dengan mereka. Dengan demikian, ia pun mulai membentuk kelompok Gestalt Therapy di kampus. Grinder, yang sudah jadi associate professor bidang Linguistic di University Of California, tergelitik oleh kemampuan Bandler. Ia pun berkata, ” Jika kau mengajariku bagaimana melakukan segala yang kau lakukan, maka akan kukatakan padamu apa yang kau lakukan.” Hal itu terjadi tak lama ...