Langsung ke konten utama

Representasi Sistem

Ketahui hal ini maka perubahan pribadi akan cepat terjadi,apa yang kita anggap realita dalam kehidupan ini terkadang tidak demikian,kita melihat dunia sudah melalui Filter yang ada dalam otak kita entah itu Filter pengalaman masa lalu yang terbentuk,Deletisasi,Distorsi,generelasasi yang berbeda – beda pada setiap individu.

seperti halnya makanan A bagi sebagian orang enak namun ada juga yang ber anggapan kurang enak, ada yang ber anggapan sebuah perbuatan baik namun bagi sebagian belum tentu,setiap orang punya makna penilainya sendiri dan dunia luar yang di tangkap melalui panca Indra yang di sebut Modalitas .

Sistem Modalitas tersebut : 

V–Visual = penglihatan, A–Auditory = pendengaran,K– Kinhestetic = perasaan, 
O – Olfactory = penciuman,G – Gustatory=pengecapan

Pikiran tidak bisa membedakan antara imajinasi dengan kenyataan,pada saat kita menghyayal/berimajinasi dengan mengingat – ingat sebuah kejadian di masa lalu kita menggunakan system neurologi yang sama dalam NLP kita menyebutnya Re–presentasi (menghadirkan/mengingat kembali) mengingat -,membayangkan,berimajinasi,berkhayal dan memikirkanya.
Saat kita melakukan representasi, apa yang muncul dalam pikiran kita ? dalam bentuk apakah imajinasi/ingatan kita yang muncul ? contohnya gini saya sebut kata “Durian” apa yang muncul dalam pikiran anda ? Apakah membayangkan buah durian yang besar merekah dan begitu menggoda ? apakah rasanya? Apakah aromanya ?apakah suara ketika membuka maupun suara teman keluarga yang saling brebut ?

Apa yang katakan sama Durian namun setiap orang memiliki representasi yang berbeda tergantung dunai internanya bisa di pastikan bisa berupa Visual = Gambar Audiotory = Suara Kinestetic = rasa/kulit yang dirasakan ketika di sentuh, Olfactory = Aroma yang tercium Gustory = rasa yang dirasakan ketika memakanya.

Dalam NLP, cara mengetahui, menyimpan dan mengkodekan informasi dalam pikiran, seperti: melihat, mendengar, merasakan, mencecap, dan membaui – dikenal dengan sebutan representational systems(sistem representasi).

Proses Sederhana di dalam pikiran dan tindakan kita 
  1. Kita mendapatkan sebuah Stimulus/Informasi Kata “Durian”
  2. Telinga anda mendengarkan kata “Durian” atau ketika anda membaca anda melihat tulisan “Durian” penyerapan informasi melalui panca Indra.
  3. Anda melakukan representasi Kata/tulisan “Durian” di pikiran dalam bentuk Gambar,Suara,rasa,Aroma Durian.
  4. Muncul perasaan Tertentu terhadap durian suka/tidak suka 
  5. Anda memutuskan saat itu untuk beli atau justru anda ingin segera menjauhi.
Informasi yang sama memiliki makna yang berbeda dan menghasilkan tindakan yang berbeda dari ilutrasi sederhana,makna/perasaan yang mucul yang akan mengarakahkan pada sebuah tindakan.
Lalu apa manfaatnya ketika kita mengetahui dan memahami hal ini ? 
  1. Jika kita ingin merubah kebiasaan (tindakan) rubah dulu perasaan,tindakan yang di ulang akan jadi kebiasaan.
  2. Jika kita ingin merubah perasaan,rubah dulu makna informasi tersebut.
  3. Jika kita ingin rubah makna,rubah dulu representasi Internal 
Jika ingin merubah tindakan,rubah makna di balik tindakan dan makna akan berubah jika kita merubah Informasi yang kita miliki terlebih dahulu.baik Informasi yang sudah di terima maupun belum.Informasi yang belum kita terima maksudnya pengetahuan berkaitan dengan apa yang ingin kita rubah,contohnya anda ingin merubah kebiasaan suka marah,kita cari Informasi bagaimana cara mengatasinya,apa keuntunganya jika anda mampu mengubahnya,namun hal ini hanya sebagai stimulus yang paling penting justru merubah referensi Internal anda informasi yang sudah masuk dan sudah jadi kebiasaan pengin tau caranya ? kita lanjutkan dulu membacanya kita akan membahasnya di bab Khusus setelah ini.

Postingan populer dari blog ini

NLP Presupposition

Sebagai ilmu tentang pemberdayaan Diri dalam pembahasan NLP tidak lepas dari Presupposition yang menjadikan sebagai landasan berpikir dan bertindak Presuppositions ini juga yang menjadi landasan berbagai prinsip, teknik, metode di NLP.  Sebelum melangkah ke teknik,metode dan mengembangkan NLP kita perlu tahu apa manfaatnya mengetahui, memahami dan internalisasi Presuposisi NLP itu setidaknya ada 2 manfaat memahami Presuppostion NLP  Pertama adalah untuk memberikan makna positif terhadap sesuatu, atau untuk membingkai ulang representasi internal, hal ini bisa memberikan makna positif bagi diri kita.  Kedua adalah ketika kita menggali dari apa yang dikatakan oleh orang lain saat berkomunikasi, kita dapat menemukan apa yang terjadi di dalam map of the world-nya (rep. Internal), kita menyadari bahwa setiap orang berbicara berdasarkan persepsinya, hingga dapat mencegah konflik saat terjadi ketidaksepahaman.  NLP presupposition adalah sejumlah ide utam...

Perubahan Cepat dengan Swish Pattern

Salah satu teknik yang efektif dan menyenangkan dalam aplikasi NLP adalah Swish Pattern biasa di gunakan untuk merubah Prilaku yang kurang baik menuju prilaku yang di inginkan seperti mengganti kecanduan rokok,kurang Motivasi menjadi termotivasi menggigit kuku,ketakutan berbicara di depan umum dan yang lainya.  Sederhananya Swish pattern adalah cara menganti prilaku lama ke prilaku baru yang di inginkan. bagaiman teknik swish patern bekerja ?   Oke saat ini sebuatkan makanan Favorit anda ? bayangkan orang yang anda cintai ? setiap tindakan perasaan pasti ada pemicu awalnya seperti orang yang sudah kecanduan rokok ketika ia berkumpul dengan teman teman perokok melihat rokok biasanya tidak tahan untuk segera merokok,seperti seseorang yang takut berbicara di depan umum ketakutan muncul ketika di minta berdiri di panggung atau memegang mic hal ini menjadi pemicu munculnya rasa grogi.  Pemicu awal tersebut bisa berupa gambar (Visual) bisa juga Suara (Audiotori) ...

Sejarah NLP

Inti dari NLP adalah “modelling” apa yang terbaik dari seseorang. dari situ juga, sejarah NLP dibuka pada awal tahun 1970-an oleh kolaborasi antara Richard Bandler dan John Grinder di University of California. Bandler, mahasiswa matematika yang mempunyai ketertarikan khusus pada ilmu komputer, terlibat dalam transkripsi beberapa rekaman video dan audio atas seminar-seminar Fritz Perls (Bapak Gestalt Therapy) dan Virginia Satir  ( Pendiri Family Therapy ). Dari situ ia menarik pelajaran, dengan meniru apek-aspek tertentu prilaku dan bahasa Perls dan Satir, maka ia bisa mencapai hasil yang sama dengan mereka. Dengan demikian, ia pun mulai membentuk kelompok Gestalt Therapy di kampus. Grinder, yang sudah jadi associate professor bidang Linguistic di University Of California, tergelitik oleh kemampuan Bandler. Ia pun berkata, ” Jika kau mengajariku bagaimana melakukan segala yang kau lakukan, maka akan kukatakan padamu apa yang kau lakukan.” Hal itu terjadi tak lama ...